WhatsApp Image 2020-06-25 at 09.20.36

Muliakan Istri

Sahabat RSQ,
Menyayangi istri itu besar pahalanya. Karena pahalanya besar, setan pun terus mencari cara untuk membisikan “rasa bosan” ke dalam diri seorang suami terhadap istrinya.

Pada saat bersamaan, dia bisikan pula rasa penasaran dan rasa senang kepada wanita lain. Karena bosan, sikap suami pun kepada istrinya menjadi asal-asalan. Sebaliknya, karena senang, suami menjadi caper (cari perhatian), tebar pesona, sikapnya kepada wanita lain menjadi penuh acting!

Bagaimana solusinya? Jaga pandangan. Jaga pergaulan. Syukuri anugerah Allah dalam wujud pasangan. Hidupkan terus ingatan akan kebaikan dan jasa-jasanya. Ingatlah janji yang pernah diucapkan saat menikah.

Ingatlah akan besarnya pahala dari Allah bagi seorang suami yang memuliakan istrinya. Bayangkan pula betapa besarnya kerugian yang akan didapat seorang suami apabila sampai menyakitinya istrinya.

WhatsApp Image 2020-06-24 at 08.44.22

Bakti Kepada Ibu

Saudariku,
Anda masih punya ibu? Beruntunglah, syukurilah, berbuatbaiklah kepadanya semampu yang kau lakukan. Mengapa? Sungguh, dialah pintu surgamu yang doa-doanya akan membuat hidupmu jadi mudah. Dialah sumber keberkahan hidupmu yang menjadi jalan hadirnya keridhaan Rabbmu.

Maka, sahabat Abdullah bin Umar ra. pernah berkata kepada seorang laki-laki, “Apakah kamu takut masuk neraka dan ingin masuk surga?” Laki-laki itu menjawab, “Tentu!” Putra Umar bin Khathab ini pun berkata, “Berbaktilah pada ibumu! Demi Allah, sekiranya kamu lemah lembut dalam berbicara kepadanya dan memberinya makan, niscaya kamu benar-benar akan masuk surga, selama kamu menjauhi dosa-dosa besar.” (Jami’ul ’Ulum wal Hikam, 1/170) 

24

Doa Pada Waktu Malam

Sahabat TasQ, Kita punya banyak hajat dalam hidup. Itu pasti! Tapi, anehnya kita sering tidak serius untuk mewujudkannya dalam kenyataan. Bagaimana bisa?

Ketika kita ingin punya rumah, ingin menikah, ingin punya kerja, ingin segera punya keturunan, ingin segera ke tanah suci, dan lainnya, tapi itu semua tidak membuat kita bersemangat untuk bangun malam (Tahajud). Itu artinya, kita tidak serius untuk meraih apa yang diinginkan.

Bukankah Rasulullah saw. telah bersabda: “Pada malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang Muslim memanjatkan doa pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR Muslim, No. 757 dari Jabir bin Abdillah)

WhatsApp Image 2020-06-23 at 09.41.01

Waktu Yang di Makruhkan Untuk Tidur

Sahabat RSQ,
Semua butuh tidur. Karena, tidur adalah kebutuhan asasi manusia. Tanpa tidur manusia akan kehilangan energi, sakit dan mati. Namun demikian, ada sejumlah waktu yang dimakruhkan untuk tidur. Dan, Rasulullah saw. sangat tidak menyukainya karena dapat mengganggu kesehatan tubuh dan jiwa.

Waktu-waktu tersebut adalah:

• Tidur di pagi hari setelah shalat Subuh
• Tidur setelah Ashar menjelang Maghrib
• Tidur sebelum shalat Isya.
• Tidur setelah makan.
• Tidur sepanjang hari

WhatsApp Image 2020-06-23 at 06.31.03

Tanda Kebahagian Seseorang

Sahabat TasQ, Jangan takut tak punya rumah. Tapi, takutlah kalau punya rumah tidak dipakai ibadah.


Jangan takut tak punya kendaraan. Tapi, takutlah kalau punya kendaraan tapi tak pernah dipakai ke pengajian.

Jangan pula takut tak punya keturunan. Tapi, takutlah punya keturunan yang tidak taat pada tuhannya dan tidak kenal siapa nabinya.


Keberuntungan seseorang tidak dilihat dari seberapa banyak kepemilikan duniawinya. Keberuntungan seseorang terlihat dari seberapa mampu dia menggunakan apa yang dimilikinya untuk mendekat kepada-Nya.

Maka, “Di antara tanda kebahagiaan seorang hamba ialah: dimudahkan baginya (untuk melaksanakan) ketaatan, menepati sunnah dalam setiap perbuatannya, pertemanannya dengan orang-orang saleh, baik akhlaknya bersama saudara-saudaranya, mencurahkan kebaikannya kepada semua makhluk, memiliki perhatian terhadap (kondisi) kaum Muslim, dan pandai menjaga waktu.” Al-Imām As-Syāthibi, Al-I’tishäm (2/152).

WhatsApp Image 2020-06-22 at 07.21.31

Empat Bulan Suci

Sahabat tasQ, Bulan Haram kembali menyapa. Tiga bulan mulia: Zulqi’dah, Zulhijjah dan Al-Muharram terbentang di hadapan mata. Amal-amal kita menjadi semakin istimewa. Pahala shalat, shaum, sedekah, dan amal saleh kita menjadi lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, selain bulan Ramadhan.

Namun demikian, jangan salah pula, kezaliman atau kemaksiatan yang kita lakukan di dalamnya, dosanya lebih besar daripada bulan-bulan selainnya.

Sahabat Ibnu Abbas ra. mengatakan bahwa, “Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, bulan yang dianggap sebagai bulan suci. Sesungguhnya, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya lebih besar (dibandingkan bulan selainnya). Adapun amalan saleh yang dilakukan (di dalamnya) akan menuai pahala lebih banyak.” (Imam Ibnu Rajab, Latha’îf Al-Ma’arif, 207)

WhatsApp Image 2020-06-22 at 07.21.06

Orangtua Sebagai Pintu Surga

Sahabat RSQ, orangtua kita adalah kunci surga kita. Siapa kehilangan kunci tersebut, sulit baginya untuk masuk surga.

Maka, taat dan hormat kepada ibu bapak adalah jalan tol menuju surga. Bahkan, Rasulullah ﷺ menyebut bakti kepada orangtua sebagai pintu surga yang paling tengah. Artinya, pintu terbaik, terindah, dan terhormat.

Beliau bersabda, “Orangtua adalah pintu surga yang paling tengah. Terserah kalian, apakah hendak menelantarkannya (menyakiti hatinya) atau menjaganya (berbuat baik kepadanya).” (HR Ahmad dan At-Tirmidzi)