Ketika Ilmu Tidak Lagi Berguna

Sahabat TASQ,

Ilmu adalah keutamaan. Mempelajarinya adalah kemuliaan. Dan, mengamalkannya adalah kewajiban. Namun, ilmu tidak lagi berguna manakala pemiliknya tidak bisa menjaga kehormatan dirinya.

Ada satu nasihat dari Imam Asy-Syafi’i, “Siapa mempelajari Al-Quran, nilai dirinya akan bertambah. Siapa mempelajari fikih, kemampuan dirinya akan meningkat. Siapa menulis hadits, hujahnya akan menguat. Siapa mempelajari ilmu hisab, pandangannya akan semakin luas. Namun, siapa yang tidak melindungi diri dan kehormatannya, niscaya ilmunya tidak lagi berguna.”

Dukunglah Suami untuk Berbakti kepada Ibunya

Sahabat RSQ,

Tidak mudah menjadi seorang istri idaman. Dia bukan hanya dituntut untuk berbakti sepenuh hati kepada suaminya. Namun, dia pun dituntut untuk menjadikan suaminya lebih berbakti kepada ibundanya.

Bukan sebaliknya, sebelum menikah suami dekat dengan ibunya. Namun, setelah menikah, karena bisikan sang istri, suami jadi menjauh lagi tidak lagi berbakti kepada ibundanya.

Sesungguhnya, kewajiban seorang suami terhadap ibunya tidak pernah terhapus walaupun dia telah menikah. Dia masih dituntut untuk berbuat baik kepada kedua orangtuanya, termasuk memberi nafkah manakala mereka sudah tidak sanggup lagi bekerja.

Dari Aisyah ra. bahwa dia berkata, “Aku berkata kepada Rasulullah saw. ‘Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak kepada seorang wanita (istri)?’ Beliau menjawab, ‘Suaminya’. Aku bertanya lagi, ‘Dan siapakah manusia yang paling berhak kepada seorang laki-laki (suami)?’ Beliau menjawab, ‘Ibunya’.” (HR An-Nasa’i, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)

Penyesalan Penghuni Surga

Sahabat TASQ,

Tiada manusia paling beruntung lagi paling bahagia selain para penghuni surga. Namun ternyata, hal ini tidak bisa menghalangi hadirnya satu penyesalan dalam hati mereka. Apakah itu? Penyesalan mereka karena membiarkan ada satu waktu yang kosong dari mengingat Allah (zikrullah).

Mengapa menyesal? Karena mereka melihat dan merasakan betapa dahsyat dan besarnya balasan kebaikan atas zikrullah.

Maka, Rasulullah saw. bersabda, “Ahli surga tidak pernah merasa rugi atas sesuatu kecuali atas waktu yang mereka lewatkan (saat di dunia) tanpa diisi dengan zikrullah.” (HR Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jagalah Nama Baik Suamimu

Sahabat RSQ,

Seorang wanita setelah menikah cenderung membawa nama dan segala yang melekat pada suaminya.

Ketika dia melakukan hal-hal tercela, nama suaminya otomatis akan terbawa. Padahal, boleh jadi, suaminya adalah orang yang sangat menjaga diri dari maksiat. Akan tetapi, saat istrinya berbuat keburukan, nama baiknya pun ikut tercemar.

Sesungguhnya, satu di antara ciri wanita salehah adalah keteguhannya dalam menjaga nama baik suami, terkhusus saat suami sedang tidak bersama dengannya.

“… Fashshalihâtu qânitâtun (maka wanita-wanita yang saleh), ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka) … ” (QS An-Nisâ’, 4:34)

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Saat Mendapati Hal yang Tidak Menyenangkan, Apa yang Harus Kita Ucapkan?

Sahabat TASQ,

Jika dihadapkan pada hal-hal yang tidak menyenangkan lagi tidak sesuai harapan ini, Rasulullah saw. mencontohkan agar kita mengucapkan:

“Qadarullâhu wa mâ syâ’a fa’ala. Ketentuan Allah sudah terjadi dan apa yang Dia kehendaki pasti berlaku.”

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah ra. disebutkan bahwa, “Muslim yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai daripada Muslim yang lemah. (Namun demikian), pada keduanya terdapat kebaikan. Maka berusahalah untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat untukmu. Minta tolonglah kepada Allah dan jangan merasa lemah.

Jika mendapatkan sesuatu janganlah mengatakan, ‘Andai aku melakukan ini dan itu’. Namun ucapkanlah, ‘Qadarullâhu wa mâ syâ’a fa’ala. Sesungguhnya, berandai-andai membuka celah bagi setan’.” (HR Muslim)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Lupakan Nutrisi Cinta untuk Hatinya

Sahabat RSQ,

Anak kita manusia, dia bukan robot atau hewan. Dia tidak hanya membutuhkan makanan untuk perutnya, tetapi juga nutrisi cinta untuk hatinya, dan nutrisi ilmu untuk akalnya.

Maka, orangtua yang baik adalah dia yang mencukupi perut anaknya dengan asuapan yang halal lagi baik, mencukupi hatinya dengan cinta dan kasih sayang, dan mencukupi akalnya dengan ilmu yang menyelamatkan.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Cara Mudah Menutup Pintu Nikmat

Sahabat TASQ,

Kalau sanggup, jangan pernah menzalimi orang lain sekecil apapun. Mengapa? Selain berdosa, menzalimi orang lain termasuk cara paling cepat untuk mencabut nikmat dan mendatangkan musibah.

Imam Ibnul Qayyim mengatakan, “Tidaklah nikmat dicabut melainkan karena meninggalkan ketakwaan dan berbuat buruk (menzalimi) orang lain.” (Ahkam Ahli Adz-Dzimmah, 1:21)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.