Apa Nama Panggilan Pasangan Anda di Hape?

Sahabat RSQ,

Jangan sepelekan nama panggilan pasangan Anda di hape. Sebab, nama adalah doa. Setiap kali nama tersebut disebutkan sehingga terdengar oleh telinga, atau dia dituliskan sehingga tampak dalam pandangan, dia akan masuk ke dalam memori.

Semakin sering nama tersebut dilihat dan didengar, semakin kuat pula memori itu tertancap di dalam otak.

Maka, saat kita menulis nama pasangan di hape dengan nama yang baik, julukan mesra, penuh cinta, penuh hormat, memori kebaikanlah yang akan tertuliskan di otak terkait pasangan.

Setiap kali dia telepon, lalu keluar tulisannya di layar hape, semisal istriku sayang atau suami salehku, memori itulah yang akan hadir dan semakin menguat di benak. Apa dampak lanjutannya? Dia mempengaruhi sikap, ucapan dan perbuatan.

INFORMASITAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Senang Memaafkan, Modal Dasar dalam Menjalin Persaudaraan

Sahabat TASQ,

Memaafkan itu tidak mudah, berat, dan amat sulit ditunaikan. Maka, karena berat dan sulit itulah, Allah Azza wa Jalla menjanjikan surga seluas langit dan bumi bagi siapa yang sanggup melakukannya.

Dan sejatinya, setiap urusan ada modal yang harus disiapkan. Adapun kelapangan hati atau kesiapan jiwa untuk memaafkan orang lain adalah modal pokok bagi terjalin eratnya hubungan persaudaraan.

Allah Azza wa Jalla berfirman, “Yaitu orang-orang yang senantiasa menafkahkan hartanya dalam keadaan lapang maupun sempit, dan yang menahan amarahnya, dan memberi maaf atas kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imrân, 3:134)

Bekerjalah, Tapi Jangan Berlebihan!

Sahabat RSQ,

Jangan menghabiskan seluruh waktu untuk pekerjaan sehingga yang di rumah terabaikan. Ingatlah, saat kita tiada, ada banyak orang yang bisa menggantikan posisi kita di kantor.

Namun, siapa yang bisa menggantikan posisi kita di rumah dengan segala kewajibannya? Apalagi jika kita seorang wanita yang sudah bersuami dan punya anak.

Sesungguhnya, kita bekerja untuk menafkahi keluarga dan mebahagiakan mereka. Maka, jangan sampai wasilah (sarana, yaitu pekerjaan) mengalahkan tujuan utama.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Melambat-lambatkan Ketaan kepada-Nya

Sahabat TASQ

Setiap orang yang berdoa pasti menginginkan agar doanya cepat-cepat dikabul. Setiap orang yang berhajat pasti menginginkan agar hajatnya segera terpenuhi.

Tentu saja, agar bisa mendapatkan kecepatan dalam pengabulan doa dan hajat, ada ikhtiar yang layak untuk kita tunaikan, apakah itu? Bersegera menyambut seruan Allah. Tidak melambat-lambatkan ketaatan kepada-Nya. Tidak menunda pelaksanaan satu ibadah apabila telah tiba waktunya.

Shalat adalah ibadah yang paling utama untuk kita jaga. Maka, siapa yang ingin dipercepat pengabulan hajatnya, tidak layak baginya untuk menunda-nunda shalat apabila telah tiba waktunya.

Di sini termasuk pula, tidak bersemangat mengambil keutamaan dalam shalat, semisal lebih memilih shaf belakang daripada shaf pertama dalam jamaah shalat. Atau, belambat-lambat datang ke masjid sehingga dia tidak mendapati shaf terdepan atau takbir imam yang pertama.

Sesungguhnya, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Suatu kaum masih saja bersikap lambat (dalam ketaatan kepada Allah) sehingga Allah akan memperlambat mereka (dari rahmat-Nya).” (HR Muslim)

Tips dalam Menjalin Kedekatan dengan Anak

Sahabat RSQ,

Orangtua yang dekat dan lekat dengan anaknya akan lebih mudah mengarahkan dan membimbing sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya.

Lalu, apa yang dapat dilakukan orangtua untuk menjalin kedekatan tersebut. Setidaknya ada tiga. Pertama, sering bermain dengannya. Kedua, menjalin komunikasi interpersonal yang baik (termasuk menunjukkan perhatian dan kepedulian kepadanya) secara intens.

Ketiga, menjalin kedekatan jiwa dengan sentuhan kasih sayang, sapaan, ciuman, elusan dan kata-kata pujian.

Empat Ucapan yang Sangat Dicintai Allah

Sahabat TASQ,

Ketika Allah mencintai suatu amalan, niscaya Dia akan menyimpan aneka keutamaan dalam amalan tersebut: ada pahala yang berlipat-lipat, ada penghapusan dosa dan diangkatnya derajat.

Salah satu amalan yang sangat dicintai Allah Azza wa Jalla adalah zikrullah. Dan, dari sekian banyak zikrullah ada empat zikir yang amat dicintainya, yaitu ucapan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir.

Rasulullah saw. bersabda, “Ada empat ucapan yang paling disukai Allah, yaitu (1) subhanallah, (2) alhamdulillah, (3) laa ilaaha illallaah, dan (4) allahu akbar. Tidak masalah bagimu (untuk memulainya) dengan yang mana saja kamu kehendaki.” (HR Muslim, No. 2137)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Mendidik Anak = Mendidik Diri

Sahabat RSQ,

Tiada hambatan terbesar dalam mendidik anak selain diri sendiri. Ya, diri orangtualah, ibu bapaklah, yang menjadi hambatan terbesar dalam menunaikan salah satu tugas mulia ini.

Itu artinya mendidik anak agar menjadi lebih baik adalah bagaimana membenahi diri sendiri agar lebih baik. Jangan berharap anak menjadi baik apabila kedua orangtuanya tidak berusaha untuk memperbaiki diri.

Dan, inilah yang kerap membuat kita lelah. Namun jangan khawatir, justru dalam lelah inilah ada pahala yang banyak. Dalam lelah inilah ada surga yang menanti. Dan, hanya melalui lelah yang lillah inilah tugas kita sebagai orangtua bisa tertunaikan.

Ada satu nasihat dari Abdullah bin Umar ra., “Didiklah anakmu, karena sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban mengenai pendidikan dan pengajaran yang telah engkau berikan kepadanya. Dan dia juga akan ditanya mengenai kebaikan dirimu kepadanya serta ketaatannya kepada dirimu.” (Tuhfah Al-Maudud, Hlm. 123)

Bagikan tulisan ini jika bermanfaat,

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.