Apakah Kondisi Hati Kita Sudah Sesuai Fitrah Penciptaannya?

Sahabat TASQ,

Segala sesuatu ada fungsinya. Fungsi kaki adalah untuk berjalan. Fungsi tangan adalah untuk memegang. Fungsi mata adalah untuk melihat. Fungsi telinga adalah untuk mendengar.

Manakala sesuatu itu tidak bisa menjalankan fungsi dan tugasnya, semisal kaki tidak bisa berjalan atau mata tidak bisa melihat atau buram, pasti ada masalah dengan sesuatu itu.

Demikian pula dengan hati. Satu fungsi teragung hati adalah untuk mengingat Allah. Maka, saat hati kita terlalai dari mengingat Allah, tidak khusyuk ibadah, tidak senang membaca Al-Quran, tidak nikmat dalam berbuat taat, maka dapat dipastikan kalau hati kita tengah bermasalah.

Sayangnya, sebagian dari kita tidak adil kepada diri. Kita sangat perhatian kepada penyakit lahir dan pada saat bersamaan tidak peduli pada penyakit batin. Saat ada sakit di badan, kita segera pergi ke dokter spesialis.

Namun, saat sakit di qalbu, kita tenang-tenang saja, tidak mau berobat, bahkan marah saat ada orang yang mengingatkan kalau kita sedang sakit.

Padahal, efek dari penyakit hati tidak hanya sebatas lingkup duniawi. Kalau tidak segera diobati, efeknya bisa terbawa sampai mati.

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Kalau Bisa Dipermudah Mengapa Harus Dipersulit!

Sahabat RSQ,

Istri atau pembantu masaknya keasinan, senyumin saja. Tinggal tambahin pemanis, beres! Kalau tidak bisa ditambahi pemanis, campur dengan makanan lain yang tidak asin, campur dengan nasi misalnya, beres!

Hidup itu, kalau bisa dipermudah mengapa harus dipersulit. Kalau bisa dibikin enjoy mengapa harus dibuat emosi. Inilah di antara kunci hidup sehat dan bahagia!

Sesungguhnya, inilah yang dilakukan Rasulullah saw. JIka dihadapkan pada dua pilihan, beliau akan memilih yang paling mudah lagi meringankan dan paling sedikit mudharatnya.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Penyesalan Akhir Surga

Sahabat TASQ,

Selagi ada waktu dan kesempatan, jangan lalaikan diri dari zikrullah. Sesungguhnya, zikrullah adalah penerang cahaya di alam kubur, amalan yang akan memberatkan timbangan kebaikan, peringan hisab, sekaligus penarik aneka keutamaan baik di dunia maupun di akhirat.

Maka, pantaslah apabila Mu’adz bin Jabal ra. sampai berkata, “Para penghuni surga tidaklah menyesal melaikankan karena suatu waktu yang pernah mereka llaui (ketika di dunia) tanpa ada zikir kepada Allah Azza wa Jalla di dalamnya.” (Al-Wabilu Ash-Shayyib)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Berdusta kepada Anak, Baik Serius ataupun Main-Main

Sahabat RSQ,

Berdusta itu buruk, baik main-main apalagi serius. Kecuali dalam kondisi tertentu yang dibenarkan secara syar’i, semisal dalam konteks tipudaya di medan perang. Demikian halnya kepada anak, orangtua harus menjaga kejujurannya. Tidak boleh baginya untuk menjajikan sesuatu kepada anak tanpa berusaha memenuhinya.

Mengapa? Saat orangtua berdusta kepada anak, setidaknya ada dua keburukan yang akan didapat. Pertama, anak kehilang rasa percaya kepada orangtua. Kedua, anak akan belajar berdusta sebagaimana orangtuanya berdusta. Dia menganggap kalau berdusta adalah hal yang biasa.

Maka, terkait hal ini, ada satu nasihat dari Abdullah bin Mas’ud ra., “Kedustaan tidak diperbolehkan baik serius ataupun main-main. Dan, tidak boleh pula salah seorang dari kalian menjanjikan anaknya dengan sesuatu lalu dia tidak menepatinya.” (Shahih Al-Adabul Mufrad, No. 300)

Bagikan tulisan ini jika bermanfaat,

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Beruntungnya Orang yang Istiqomah Shalat Malam

Sahabat TASQ,

Tak peduli apakah seseorang itu terkenal atau tidak, kaya atau tidak, intelek atau tidak, selama bisa istiqamah shalat Tahajud dan banyak beristighfar di akhir malam, dia termasuk sebaik-baik dan seberuntungnya manusia.

Mengapa? Ada beragam keutamaan yang akan Allah berikan kepadanya. Satu yang utama adalah jaminan surga. Bukan hanya sembarang surga, akan tetapi taman-taman surga.

Cukuplah firman Allah Azza wa Jalla dalam surat Adz-Dzâriyât ayat 15-18 sebagai hujjah yang tak terbantahkan.

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka.

Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).”

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Pelampiasan Syahwat yang Penuh Pahala

Sahabat RSQ,

Apabila menyalurkan hasrat biologis dengan cara berzina termasuk seburuk-buruk perbuatan, sekeji-kejinya kelakuan, maka menyalurkan hasrat kepada pasangan yang halal termasuk sebaik-baik kesenangan, ibadah yang menentaramkan, dan pelampiasan syahwat yang bernilai pahala.

Sungguh tepat apa yang dikatakan Abu Bakar Al-Warraq, “Setiap pelampiasan syahwat dapat mengotori (mengeraskan) hati kecuali berhubungan dengan istri. Dia dapat menjernihkan hati. Itulah mengapa para nabi memilih untuk menikah.” (Tafsir Al-Qurthubi, 3/224)

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Lalaikan Teman Sejati di Kala Sendiri

Sahabat TASQ,

Akan ada masanya ketika tidak ada yang bisa menolong diri selain amal kita sendiri. Akan ada masanya ketika tidak ada seorang pun yang menemani perjalanan selain amal kita sendiri.

Padahal, perjalanan yang harus kita lalui sangat jauh, lama, berat dan tidak pernah dialami sebelumnya. Itu perjalanan di negeri akhirat untuk menuju tempat persinggahan abadi: surga atau neraka.

Al-Imam Hasan Al-Bashri menasihatkan, “Setiap manusia akan mati seorang diri, masuk ke dalam kubur seorang diri, dibangkitkan seorang diri, dan dihisab (diperhitungkan amalannya) seorang diri. Wahai manusia, engkau sendirilah yang kelak akan merasakan penderitaan, Maka, janganlah engkau menyesalinya.” (Az-Zuhud)

Maka, selagi masih di dunia, jadikanlah perjalanan kita kelak sebagai perjalanan yang ringan lagi menyenangkan. Syaratnya? Perbanyaklah bekal amal saleh karena dialah yang akan meringankan dan membuat perjalanan kita menjadi mengasyikkan.

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.