Rumus Keteladanan Orangtua

Sahabat TASQ,

Jika belum bisa bersedekah harta, jangan pelit untuk berbagilah kebaikan kepada orang lain, sekadar menshare tulisan bermanfaat, info kajian atau menolong teman yang kesusahan.

Jika ini pun belum bisa, setidaknya jangan menjadi contoh keburukan atau berbagi kemudharatan kepada orang lain.

Bukankah Rasulullah saw. bersabda bahwa, “Seorang Muslim itu adalah orang yang Muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.” (HR Muslim)

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Pelit Berbagi Kebaikan

Sahabat TASQ,

Jika belum bisa bersedekah harta, jangan pelit untuk berbagilah kebaikan kepada orang lain, sekadar menshare tulisan bermanfaat, info kajian atau menolong teman yang kesusahan.

Jika ini pun belum bisa, setidaknya jangan menjadi contoh keburukan atau berbagi kemudharatan kepada orang lain.

Bukankah Rasulullah saw. bersabda bahwa, “Seorang Muslim itu adalah orang yang Muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.” (HR Muslim)

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Ayah Ibu, Jadikanlah Anakmu Ahli Shalat

Sahabat RSQ,

Seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya. Seorang istri pun adalah pemimpin di rumahnya, yaitu manakala suaminya tidak ada. Dan, di antara kebaikan seorang pemimpin adalah kesungguhannya dalam mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya agar menetapi kebaikan (amal saleh), terkhusus dalam menjaga shalat.

Allah Ta’ala berfirman, “Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami-lah mereka selalu menyembah.” (QS Al-Anbiyâ’, 21:73)

Abu Sulaiman Al-Huwairis ra. menyampaikan satu kisah, “Kami datang kepada Nabi saw. sedangkan waktu itu kami adalah pemuda yang sebaya. Kami tinggal bersama beliau selama 20 malam. Nabi saw. mengira kami telah rindu kepada keluarga kami. Maka, beliau pun bertanya tentang keluarga yang kami tinggalkan. Kami lalu memberitahukannya. Beliau adalah sosok yang amat penyayang dan sangat lembut (budi pekertinya).

Beliau bersabda, ‘Pulanglah kepada keluarga kalian. Tinggallah bersama mereka. Lalu, ajari dan perintahkan mereka (untuk menunaikan shalat). Dan, shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat.

Apabila telah tiba waktu shalat, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan hendaklah yang menjadi imam kalian adalah orang yang paling tua (apabila hapalan Al-Qurannya sama) di antara kalian’.” (HR Al-Bukhari, No. 6008)

Bagikan tulisan ini jika bermanfaat,

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Ladang Pahala yang Kerap Terlupakan

Sahabat TASQ,

Ada banyak ladang amal yang Allah Azza wa Jalla siapkan di sekitar kita. Dan ternyata, ladang amal ini tidak harus selalu dengan ibadah ritual: shalat, shaum, tilawah, dan sejenisnya.

Ada satu ladang pahala yang terbilang sulit dilakukan akan tetapi dahsyat imbalan pahalanya. Apakah itu? Bersikap positif dalam menyikapi kekurangan orang lain, terkhusus kekurangan orang-orang yang dekat dengan kita.

Bagaimana caranya? Para ulama memberikan formulasinya, yaitu memaafkan kesalahan atau kekurangannya, mendoakan kebaikan baginya, berusaha memperbaikinya (kalau memungkinkan), dan berusaha menjaga aib-aibnya agar tidak tersebar.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Indahnya Rumahtangga Orang Beriman

Sahabat RSQ,

Dalam sebuah atsar, Ka’ab Al-Ahbar mengatakan, “Berapa banyak orang yang shalat malam (Tahajud) dan dikaruniai rasa syukur oleh Allah. Berapa banyak orang yang terlelap tidur dan diampuni dosanya oleh Allah.

Hal ini terjadi pada dua insan yang saling mencintai karena Allah. Lalu, salah seorang dari mereka melaksanakan Tahajud, kemudian Allah meridhai shalat dan doanya sehingga Dia tidak menolak doanya sedikit pun.

Di sela munajatnya, dia mengingat saudaranya (pasangannya, anak-anaknya, orangtua dan karib kerabatnya) yang tertidur lalu berdoa, ‘Ya Rabb, ampunilah saudaraku, Fulan’. Allah pun mengampuni saudaranya itu padahal dia sedang tidur’.” (Al-Faiq, Az-Zamakhsyari)

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Berpikir Dulu Baru Bicara

Sahabat TASQ,

Dalam Al-Jawâbul Kâfi, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah mengatakan, “Ada seorang hamba datang pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan sepenuh gunung. Namun ternyata, dia mendapati bahwa lisannya telah menghancurkan semua kebaikan itu.”

Mengapa demikian? Salah satunya adalah karena dia tidak berpikir terlebih dahulu sebelum bicara (asal bunyi).

Maka, Rasulullah saw. mengingatkan, “Sesungguhnya, seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya, (maka hal itu) akan menjerumuskannya ke neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dan barat.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Jadi, berpikirlah baik dan buruknya sebelum bicara agar tidak banyak menyesal di kemudian hari.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Redam Efek Dosa dengan Shalat Tobat

Sahabat TASQ,

Nabi saw. bersabda, “Tidak ada seorang pun yang melakukan dosa, lalu dia berdiri kemudian bersuci dan menunaikan shalat, setelah itu memohon ampunan kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya. (Beliau kemudian membaca surat Ali Imran, 3:135) (HR At-Tirmidzi dari Abu Bakar Ash-Shiddiq)

Terkait hadits ini, Dr. Khalid Al-Musyaiqih mengatakan bahwa di antara sunnah yang banyak dilupakan orang adalah melaksanakan shalat Tobat ketika melakukan suatu dosa. Sesungguhnya, siapa yang berbuat dosa, para ulama sepakat bahwa disyariatkan baginya untuk mengerjakan shalat Tobat. Hadits dari Abu Bakar ra. menunjukkan jelasnya masalah ini.”

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.