Istimewanya Keluarga Allah di Muka Bumi

Sahabat TASQ,

Tiada sebaik-baik manusia selain para pecinta Al-Quran. Merekalah keluarga Allah di muka bumi. Mereka adalah orang yang membaca, menghapal dan menjaga hapalannya, berusaha memahaminya, mengamalkannya dan mengajarkannya.

Dalam sebuah hadits dari sahabat Anas bin Malik ra. disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.”

Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ahlul Quran! Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa-Nya.” (HR An-Nasa’i, Ibnu Majah, Al-Hakim, dan Ahmad)


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Sesekali, Bacalah Buku Nikahmu!

Sahabat RSQ,

Dalam perjalanan jauh, tak salah sesekali kita melihat peta perjalanan. Mengapa? Agar tidak tersesat! Agar bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat.

Demikian pula dengan perjalanan rumahtangga dengan si dia. Seiring berjalannya waktu akan ada rasa hambar, kebosanan, bahkan rasa ingin berpisah. Jika demikian, tidak salah apabila kita melihat-lihat dan membaca kembali buku nikah yang dihadiahkan saat ijab qabul.

Untuk apa? Agar kita ingat dengan hari bahagia yang pernah dilewati. Agar kita diingatkan dengan janji sehidup semati. Agar kita paham hak dan kewajiban suami istri. Agar ingatan kita dikuatkan akan sucinya tali pernikahan, besarnya keutamaan dan pahala yang didapati di dalamnya. Sehingga, kebersamaan dengannya pun bisa tersegarkan kembali.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Allah Saja Bershalawat, Masa Kita Tidak!

Sahabat TASQ,

Allah tidak shalat. Allah tidak puasa. Allah tidak melakukan beragam ibadah sebagaimana para makhluk-Nya karena Dia adalah Zat yang diibadahi. Namun, ada satu amalan yang Dia lakukan, yaitu bershalawat kepada makhluk-Nya yang termulia, yaitu Rasulullah saw.

Terungkap dalam Al-Quran, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab, 33:56)

Apa makna Allah dan para malaikat bershalawat kepada Rasulullah saw.?

Imam Al-Qurtubi di dalam Al-Jâmi’ li Ahkâmil Qur’ân menjelaskan bahwa shalawatnya Allah kepada Rasulullah saw. berarti rahmat dan keridhaan-Nya kepada beliau.

Kemudian, shalawatnya malaikat berarti doa dan permohonan ampun (istighfar) mereka bagi Rasulullah saw. Adapun shalawatnya kita sebagai umatnya adalah doa dan pengagungan serta pengungkapan rasa cinta kepada beliau.

Maka, siapa ingin menyesuaikan diri dengan frekuensi Ilahi, perbanyaklah shalat untuk kekasih-Nya, Muhammad Rasulullah saw.


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Buatlah Dia Bahagia

Sahabat RSQ,

Berbuat baik kepada sesama manusia adalah keutamaan. Dan, di antara berbuat baik yang paling utama adalah berbuat baik kepada pasangan. Mengapa demikian? Karena, itu adalah kewajiban, keharusan, dan sesuatu yang amat ditekankan Allah Ta’ala dan diteladankan oleh utusan-Nya.

Siapa yang melakukannya dengan sepenuh kesungguhan, niscaya Allah barikan kepadanya sebaik-baik pahala dan aneka kebaikan. Satu di antaranya adalah Allah masukan rasa bahagia ke dalam hatinya sebagaimana dia telah memasukkan rasa bahagia ke dalam hatinya.

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Obat Bingung

Sahabat TASQ,

Tidaklah Al-Quran diturunkan kecuali sebagai petunjuk jalan, pembimbing kehidupan, cahaya dalam kegelapan, obat dari kesusahan, gundah gulana, dan kesempitan dada.

Maka, siapa yang ingin cahaya terang dalam hidupnya, dekati Al-Quran. Siapa bingung dengan jalan nasibnya, ambillah Al-Quran sebagai pemandu. Bertanyalah kepada ahlinya, ikutilah para pengamalnya, belajar untuk mencintai kepada para pecintanya, niscaya Allah berikan kelapangan, kemudahan, dan jalan keselamatan.

“Alif Lâm Mîm. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Al-Baqarah, 2:1-5)


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Khatam Al-Quran Bareng Yuk!

Sahabat RSQ,

Suami istri, bisa jalan bareng itu biasa. Bisa makan bareng itu tak istimewa. Tapi, bisa khatam Al-Quran bareng, itu baru luar biasa.

Kalau belum bisa sebulan sekali, cukuplah setahun sekali, pas Ramadhan. Kalau tetap belum bisa, minimal sekali dalam seumur hidup.

Jangan sampai keberkahan khataman Al-Quran tidak pernah kita cicipi bersama pasangan dan keluarga.

Ada satu teladan dari sahabat Anas bin Malik ra. Jika sudah mendekati dalam mengkhatamkan Al-Quran pada malam hari, beliau menyisakan sedikit dari Al-Quran, sehingga ketika subuh hari beliau mengumpulkan keluarganya dan mengkhatamkannya bersama mereka. (HR Ad-Darimi dari Tsabit Al-Banani)


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Ingin Menderita? Peliharalah Kedengkian di Dalam Hati

Sahabat TASQ,

Jauhi sifat dengki. Mengapa? Sesungguhnya, tidaklah hati seseorang diisi oleh kedengkian, kecuali dia akan menyita waktu produktif, merusak kesehatan, dan menghanguskan amal salehnya.

Hidupnya akan fokus pada orang yang didengkinya. Hatinya senang saat melihat orang yang didengkinya mendapatkan kesusahan. Sebaliknya, hatinya sudah dan menderita saat orang yang didengkinya mendapatkan kesenangan.

Adapun level dengki yang paling berbahaya adalah manakala dia menginginkan orang yang didengkinya celaka dan nikmat milik yang didengki berpindah kepadanya.

Karena bahayanya dengaki, Nabi saw. bersabda, “Waspadalah terhadap hasud (iri dengki), sesungguhnya hasud mengikis amal kebaikan sebagaimana api melahap kayu.” (HR Abu Dawud)


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.